Laman

Kamis, 25 Juni 2015

Air terjun dari langit, Air erjun Skeper

Bagi kalian yang suka tantangan, bingung mau liburan ke mana selain pantai atau merasa bosan gara-gara ke tempat yang itu-itu saja. Jenuh kalau jalan-jalan ke mall, pengen explore tempat yang more challenging. Nah ini destinasi yang harus ada di daftar menu travelling kalian, ya air terjun Skeper. 

photo by Ziadah Ziad
Terletak di Desa Santong kecamatan Kayangan kabupaten Lombok Utara, air terjun Skeper merupakan salah satu air terjun yang masih sangat alami dan sangat menakjubkan di Lombok. Air terjun ini satu arah dengan air terjun Tiu Teja. Namun Skeper lebih jauh. Dinamakan air terjun Skeper karena terletak di hutan Skeper. Konon air terjun Skeper merupakan air terjun tertinggi di Lombok, karena tingginya air terjun ini disebut air terjun yang turun dari langit.
Dari Mataram ke desa Santong bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih dari 2 jam. Akses untuk menuju ke air terjun Skeper bisa menggunakan 2 alternatif yaitu sepeda motor dan mobil, tapi mengingat akses jalan yang masih kecil (setapak) seperti jalan pematang sawah,  disarankan untuk menggunakan sepeda motor. Setiba disana, saya dan teman-teman membayar tiket masuk sebesar Rp. 3000. Setelah mendapat tiket di loket pembayaran, kami melanjutkan perjalanan. Jarak dari loket ke tempat parkir kira-kira 10 menit. Karena kami menuju ke air terjun Skeper, kami harus membayar uang tambahan sebesar Rp 20.000 dan bisa dibayar di salah satu petugas atau bapak-bapak tempat parkir. 
photo by Ziadah Ziad
Setelah memarkir motor so the journey is started. Mulailah kami berjalan. Selama perjalanan kami melewati medan yang berliku-liku, terjal, naik turun selama kurang lebih 2 jam. Track atau medan yang menantang dan suasana hutan yang berkabut semakin menambah keeksotikan panorama hutan Skeper. Sepanjang jalan kami melewati hutan belantara yang masih mengeluarkan wangi hutan yang sangat khas, bak rasanya menjadi tarzan dikelilingi pepohonan dengan ranting yang bisa dijadikan tali. Ditambah lagi kicauan burung yang sangan indah. Mata kami dimanjakan dengan pesona alam hutan Skeper, udara yang sangat bersih dan segar. Satu hal yang paling unik adalah kami disambut oleh pohon beringin ngangkang atau dalam bahasa sasaknya pohon nao ngengkang. Sekilas terlihat seperti 2 pohon tapi coba perhatikan pohon ini ternyata ada satu pohon. 
taken by Ziadah Ziad
Untuk menuju ke sana harus menggunakan jasa guide atau mengajak teman yang sudah pernah dan punya pengalaman ke sana, jangan pernah nekat menuju ke sana tanpa seseorang yang berpengalaman, karena dikawatirkan bisa tersesat di tengah hutan. Selain itu, demi keamanan jangan pernah mencoba mandi ataupun melompot dari atas tebing air terjun Skeper it’s very dangerous alias berbahaya, arus dan tekanan air terjun terlalu deras dan keras. Hanya diperbolehkan mandi di sekitar area pinggir aliran air terjun. Hal yang paling penting, pakailah sandal pendaki atau sepatu gunung, bawalah jas hujan karna ketika kami pergi ke sana tiba-tiba hujan besar turun meski sedang tidak musim kemarau dan kamipun harus berhenti sejenak, bawalah bekal air minum dan makanan secukupnya karena di Skeper tidak ada pedagang kecuali di Tiu Teja.

Di depan air terjun Skeper
Air terjun ini terbilang masih belum diketahui oleh khalayak dan belum banyak dijamah. Airnya sangat dingin, kami merasakan sensasi airnya seperti es. Bagi teman-teman yang suka akan sensasi yang memacu adrenalin, tidak salah kalau kalian datang mengunjungi air terjun ini. Tapi dengan syarat tak lupa tetep menjaga etika dengan alam, tetep menjaga kebersihan (sampah) dan yang paling penting kemanapun kaki melangah tetap untuk hati-hati dan tidak bertindak cerobah. Jadilah tamu alam yang nice dan friendly maka alampun sebaliknya akan menyambut kalian dengan baik dan ramah pula. 




2 komentar:

  1. lombok utara memang terkenal dengan destinasi wisata air terjunnya yang indah-indah :)
    silahkan cek di www.sasakalombok.com untuk destinasi wisata di lombok lainnya :)

    BalasHapus