Laman

Kamis, 15 Desember 2016

Tweets For Life

Apakah kamu tidak punya waktu untuk membaca buku? Travelling? Atau bahkan tidak punya waktu membuat teh untuk dirimu dan sahabatmu? Berapa buku yang sudah kamu baca bulan lalu, jangan-jangan tidak ada atau hanya satu bab?
Saya tahu masalahmu, well mungkin tentang waktu, jadi saya mereview buku dari Desi Anwar “Tweet for Life” buku yang berisi tweet-tweet sederhana namun syarat dengan makna. Buku yang hanya tamat dibaca satu jam saja dengan full content 200 kata-kata bijak yang mencerahkan jiwa.  Buku ini juga ditulis dalam 2 bahasa; Inggris dan Indoneisa sehingga bisa menambah perbendaharaan kata terutama untuk kamu yang sedang belajar Bahasa Inggris. So satu jam saja, bercintalah dengan buku ini.
Buku “Tweet for Life” yang berisi 200 tweets ini adalah resep hidup bahagia, sehat dan seimbang. Dilengkapi dengan gambar-gambar epic hasil dari melanglang buana sang penulis ke berbagai belahan dunia.  Tweet yang terdiri dari deretan kalimat singkat ini bisa mengubah cara pandang dan menyadarkan kita tentang arti hidup. Simple namun sangat mengena.
DesI Anwar, senior anchor, TV journalist, producer photographer sekaligus seorang writer, membagi buku ini menjadi tiga bagian.
Bagian satu buku ini mentweet hal-hal tentang “taking care of your body”. Tweet-tweet magic yang yang mengupas  pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran, me-manage gejolak emosi dan amarah, nutrisi makanan sehat, pikiran postif, senyuman, bahkan sesimple minum teh di pagi hari.  Tweet yang saya paling suka dan sangat merepresentasikan bagian satu buku ini adalah “don’t just feed your stomach, nourish also your mind” (Hal.43). karena selain perut, kepala juga perlu di isi dengan nutrisi.
Tentang Hidup yang tidak hanya terfokus pada diri sendiri. Namun kita juga butuh makhluk lain untuk saling melengkapi. Well, di bagian kedua buku ini mengupas “My Self and Others” tentang bagimana mengambil keputusan, penolakan pendapat, kekecewaan, kepercayaan, hubungan, keterlambatan, kekhawatiran, penilaian, kesuksesan, pemberian, membuat orang bahagia, tertawa, teman, rasa sukur dan motivasi. Bahkan sesederhana mengicaukan ucapan terima kasih dan menyodorkan senyuman termanis.  Practice simple kindness daily. A simple “thank you” and a little smile can go a long way (Hal 153), ini tweets favorite saya.
Memberi santapan sehat pada perut itu penting, dan  tidak kalah crusialnya dangan memberikan nutrisi hati untuk kesehatan rohani. Banyak hal yang mengusik ketenangan dan kedamaian hati seperti kegagalan, kesalahan, beban di masa lalu, kebohongan dan kemunafikan diri. Kekhawatiran pun muncul ketika mengingat kelemahan, rintangan, ketakutan, keegoisan, ketidaktahuan bahkan ketika kekosongan kantong yang tak berkesudahan. Karena kiat menanamkan damai dalam hati adalah seperti tweet yang paling saya sukai “If you start your day with gratitude, everything that happens is a blessing (hal 311) karena bersyukur adalah kebahagiaan sejati yang membuat hati damai dan tenang dalam harmony.
Kebahgiaaan bukan sesuatu yang bersifat kebendaan tapi lebih kepada bagaimana kita membuat kehidupan kita mejadi lebih bermakna.
Buku Tweets for Life tebalnya  sekitar 421 halaman. Buku ini cukup merogah kantong, but it’s worthed, harganya sekitar Rp. 125.000. Hanya butuh satu jam untuk menyantap buku ini dan sangat cocok untuk dibaca ketika kegalauan sedang melanda.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar