Sembalun memiliki deretan bukit yang sangat mempesona. Bukit-bukitnya
membentang mengelilingi desa Sembalun. Sembalun tidak hanya tentang kebun straberry,
tanaman bawang, ataupun Taman Nasional Gunung Rinjaninya tapi bukit-bukit indah
yang menjulam tinggi, diantaranya bukit Pegasingan, bukit Anak Dara, bukit Nanggi,
bukit Telaga, bukit Selong dan bukit lainnya. Tapi kali ini saya menulis
tentang perjalanan saya ke bukit Selong.
Bukit Selong terletak di desa Sembalun Lawang, Lombok Timur. Jika
berangkat dari Mataram waktu yang
ditempuh sekitar kurang lebih 3 jam.
Bukit Selong tergolong bukit yang paling mudah untuk didaki dibanding
dengan bukit yang lain. Letaknya tepat berada di atas Rumah Adat Desa Bleq. Rumah
tertua, yang pertama kali dibangun di Sembalaun. Meski tak sepopuler
bukit-bukit yang lain, bukit Selong mempunyai keunikan sendiri dan salah satu bukit
yang cocok untuk soft trekking.
Dari atas bukit Selong pemandangannya sangat cantik. Kita
bisa melihat hamparan sawah berkotak-kotak rapi, hijau dan sangat elok. Gunung Rinjani
terlihat begitu jelas, tampak berwarna biru seolah senyum menyapa, bukit-bukit
lain tampak menari-nari memamerkan keindahannya seperti bukit Anak Dara yang merupakan tetangga dari
bukit Selong. Selain itu, terlihat perkampungan warga dari atas bukit serta
panorama alamnya yang sejuk dipandang mata.
Sebelum memasuki bukit ini, kita akan disuguhkan dengan kebun
bambu tertata dan terawat dengan baik. Cukup dengan memarkir motor dan membayar Rp. 3000
di petugas/penjaga, kita sudah bisa mendaki bukit Selong. Kurang dari satu jam
saya sudah mencapai puncak bukit ini. Track nya juga tidak terlalu sulit,
tersedia tangga buatan yang tidak terlalu panjang yang cukup membantu. Soft trekking di bukit Selong sekalian mengunjungi
situs budaya desa Sembalun sangat
menyenangkan. Selain dapat pemandangannya, kitapun dapat pengetahun tentang
cagar budaya seperti Bale Toaq dan Makam Raden Maspahit.
Awesome Traveler akan menjaga keindahan alam dengan tidak
mengotorinya. Kalau kalian punya sampah dan ngelihat sampah, bawa pulang,
jangan dibuang. Sayang!!!!!




