Laman

Jumat, 14 April 2017

Seleong, Seluncuran alami di desa Timba Nuh

Seluncuran alami Seleong 
Kalian pasti suka bermain seluncuran atau perosotan waktu kecil kan? Apalagi bermain seluncuran sambil basah-basahan.  Wahana seluncuran biasanya sering kita jumpai di water park. Namun yang ini sangat berbeda karena ini bukan seluncuran biasa. ini adalah salah satu destinasi wisata hasil peranakan alam yang tak kalah serunya dengan seluncuran yang ada di water park namanya Seleong atau Aik Leong. Seleong atau Aik Leong adalah seluncuran alami yang terletak di dusun Kayu Jati, desa Timba Nuh kecamatan Pringgasela, Lombok Timur.
pic by Lia
Jika beangkat dari kota Mataram, cukup memakan waktu sekitar 2 jam. Routenya pun sangat gampang Mataram-Mantang-Masbagik-Pringgasela-Pengadangan-Timba Nuh. Bisa menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua. Akses jalan menuju desa Timba Nuh sudah bagus, hanya ketika menuju Aik Leong jalannya belum diaspal.
Meski belum ada pengelolaan secara maksimal oleh pemrintah desa setempat, Aik Leong tetap ramai dikunjungi warga baik penduduk sekitar maupun yang berasal dari luar desa Timba Nuh. Pertengahan tahun 2016, Aik Leong mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal. Sekarang seluncuran alam ini mulai dikenal banyak orang. Banyak anak-anak SD, anak muda, dewasa, dan orang tua ingin merasakan berseluncur di Aik Leong ini.
Mandi sambil berseluncur manja di Seleong, lumayan membuat adrenalin terpacu karena sedikit menantang. Di samping kiri-kanan terdapat bebatuan yang licin. Jadi ketika meluncur tetep harus berhati-hati karena belum ada safety atau pengamannya. Cukup dengan keberanian kemudian kalian duduk, bersiap untuk meluncur ke bawah mengikuti aliran air dari ketinggian kurang dari 20 meter ini. Bermain air sembari mengenang masa kecil dulu sambil teriak-teriak makin menambah asyek suasana di Seleong. Kalian juga bisa menyewa ban karet di sana dengan tarif 2000 rupiah dan berseluncur menggunakan ban sambil menaklukkan derasnya air. Airnya lumayan membuat badan menggigil karena berasal dari pegunungan. Sangat menyenangkan berleyeh-leyeh, terhempas manja dan terpelintir  di seluncuran alam Seleong.
Pemandangan dari atas desa Timba Nuh
Selain menikmati wisata Seleong, sepanjang perjalanan kalian akan disuguhkan dengan pemandangan yang hijau, hutan dan kebun kopi karena warga sekitar menjadikan kopi sebagai mata pencarian juga. No wonder kalian akan melihat banyak pohon-pohon kopi. Selain itu karena desa Timba Nuh merupakan daerah dataran tinggi, kalian bisa melihat lautan, rumah-rumah penduduk, bangunan-bangunan di kota serta masjid-masjid yang terlihat kubahnya dari ketinggian desa Timba Nuh.


So kalian bisa men-list Seleong sebagai alternative tempat melepas kepenatan alias liburan setelah capek bekerja selama sepekan.